Maafkan aku …

Posted: May 7, 2009 in Nasihat sket

Credit to Forum I Luv Islam
Artikel ni aku copy dari forum tu. Bila baca, rasa best plak.

Maafkan aku X,
Petang tadi kita berjalan bersama berdua di taman bunga…
Kau katakan padaku yg ada urusan yg ingin diperkatakan.
Jadi akhirnya aku setuju keluar…
Rupanya kau ingin keluar & inginkan teman berbicara
Setelah penat menelaah agaknya…

X,
Sepanjang pergaulan kita…kita hanya berbicara pabila ada urusan tertentu…
Tapi hari ini…kau inginkan aku berbicara tentang bunga, cuaca, sungai dan rerama…
Kau katakan tiadalah indah jika kita hanya berbicara tentang pathology, biochemistry, histology, pharmacology & anatomy…
Kau ingin aku jawab persoalan…dah makan ke? Makan apa tadi? Minum ape?….

X,
Kau tanyakan padaku…kenapa bila berbicara aku tak pandang anak matamu…
Itulah ‘body language’ yang tepat bila berbicara…
Ya aku tak nafikan…
Kau kata…hanya sesekali kupandang mukamu…
Kadang-kadang seolah2 kau bercakap dgn rumput dan bunga…
Aku pula, kalau tak tunduk hanya merenung awan dan kanak2 sedang bermain di taman
Maafkan aku…

X,
Kau melihat pasangan2 di taman bunga berpegangan tangan…
Kau komen…betapa romantisnya mereka…
Kenapa tidak kita…kau tanyakan padaku
Kenapa tak kita seperti merpati dua sejoli…
Kenapa tak kita seperti rerama berterbangan…

X,
Ya..aku akui…seperti dalam surah AnNabaa’
Tuhan ciptakan kita manusia berpasangan…
Hanya DIA yang tunggal…

Tapi X,
Fahamilah…kau bukan milikku…kerana kau bukan suamiku
Sekalipun aku menerima yg kau kekasihku…
Aku TIADA HAK utk merenung anak matamu…
Aku TIADA HAK memegang tanganmu…
Aku TIADA HAK mengucapkan rindu padamu…
Aku TIADA HAK mengucapkan aku cinta padamu…
Aku TIADA HAK untuk bertanya soalan2 mesra…
Berkongsi perasaan suka & duka bersamamu…
Mungkin sebagai teman ya…tapi ada batasnya…
Semuanya hak tadi hanya dapat kuberikan untuk seseorang…
….yang bernama suamiku…

————————————————————-
Teringat plak kata2 seorang kawanku..
“budak lelaki kan, kalu dia betul2 sayangkan pompuan, dia lindungi pompuan tu betul2. Bukan saje melindungi dari segala bahaya kat dunia ni tapi juga bahaya di akhirat. Dia takkan berani nak main sentuh2 ni sebab dia nak lindungi dirinya dan jugak diri pompuan tu dari kemurkaanNYA.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s